Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email

Sabtu, 16 November 2019

3 kota terburuk, yang punya menu makanan tidak kalah enak

Indra.Surya

Jakarta - Banyak makanan lezat di lima kota terburuk di dunia. Kurangnya aspek pendukung, membuat negara-negara ini dianggap tidak aman untuk dikunjungi atau dihuni.

Setiap tahun sebuah perusahaan konsultan terkenal merilis data tentang negara-negara terburuk di dunia untuk ditinggali. Banyak kota dianggap tidak mampu memberikan kehidupan yang layak dan disebut sebagai kota terburuk di dunia.

Melalui data 'Indeks Kualitas Hidup' yang dirilis oleh perusahaan konsultan Mercer pada tahun 2019. Ada lebih dari 230 kota dari beberapa negara di dunia, yang masuk ke negara-negara terburuk atau tidak aman untuk ditinggali. Aspek ini dinilai dari situasi politik di dalam negeri, maka kondisi ekonomi di sana, tingkat pendidikan.

Hingga memperhatikan ketersediaan 'barang konsumsi' atau barang konsumsi, yang berkisar seputar ketersediaan makanan, kebutuhan sehari-hari, hingga kendaraan. Dari sana, Mercer menemukan bahwa ada lima kota dengan indeks terendah.

Berikut adalah menu makanan di kota terburuk di dunia pada tahun 2019.

1.Khartoum 
Khartoum merupakan ibu kota dari negara Sudan. Sejak dulu Sudan masuk ke dalam salah satu negara termiskin di dunia. Sayangnya meski termasuk kota besar di Sudan, tapi Khartoum dianggap tidak aman dan memiliki kualitas kota yang buruk. Setelah kota itu diketahui sebagai tempat kelompok ISIS merekrut orang-orang.

Jika dilihat dari menu makanannya, kota Khartoum punya banyak kuliner khas Sudan yang dipengaruhi dengan berbagai sejarah. Salah satu menu yang paling digemari di Khartoum, ada Kisra. Roti yang dibuat dari tepung sorgum, dan menjadi makanan pengganti nasi.

Biasanya Kisra ini disantap dengan Goraasa be dama, yaitu sup sapi dengan tambahan toma, cabe ijo, hingga kayu manis. Kemudian ada juga Ful, tumbukan kacang halus yang dicampur dengan tomat dan saus sambal. Selain itu fakta uniknya, peredaran minuman alkohol di Sudan sudah dilarang. Sehingga tertangkap meminum alkohol di Khartoum, bisa mendapatkan hukuman.

2. Port-au-Prince

Kota Port-au-Prince merupakan bagian dari ibu kota Haiti, yang terletak di Teluk La Gonave. Kota ini memiliki populasi penduduk sekitar 846.200, dan pertama kali kota ini didirikan pada tahun 1979, terkenal sebagai kota penghasil gula.

Ada alasan mengapa kota Port-au-Prince, disebut sebagai salah satu kota terburuk di dunia. Karena banyaknya tahanan atau narapidana yang memenuhi penjara paling ramai di dunia. Menurut data yang dihimpun dari CNN, 80% populasi orang di sana hidup dalam kemiskinan.

Untuk menu makanan di kota Port-au-Prince, Anda akan menemukan banyak makanan bergaya Afrika dengan sentuhan kuliner Prancis. Contohnya seperti Pikliz, yaitu sayuran pedas yang disajikan secara unik. Kemudian ada Poulet Aux Noix, yaitu olahan ayam yang dimasak dengan kacang mete.

3. Sana'a 

Sana'a merupakan ibu kota dari negara Yaman, dengan penduduk yang mencapai 1,9 juta jiwa. Kota ini masuk ke dalam peringkat teratas sebagai kota yang paling buruk di dunia, setelah Yaman dilanda konflik perang sejak akhir tahun 2014 lalu.

Menurut data yang dihimpun dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Yaman akan menjadi negara termiskin di dunia jika perang terus berlanjut. Harga bahan makanan meningkat hingga 90%, membuat banyak warga dan anak-anak menderita kelaparan.

Padahal sebelum perang melanda, Yamanmerupakan negara yang menawarkan banyak kuliner enak untuk para wisatawan. Salah satu yang harus dicoba ada Shafoot, yaitu hidangan lokal dengan gaya Timur Tengah, yang dibuat dari campuran yogurt dan roti. Kemudian ada Saltah, hidangan sup dari Yaman, yang dimasak banyak orang. Makanan ini terbuat dari tomat dan bawang putih.

Indra.Surya / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates